Katsura Imperial Villa

Katsura Imperial Villa adalah salah satu vila kaisar yang kami incar untuk kunjungi. Konon taman vila Katsura ini masterpiece, lho. Bangunannya pun dianggap sebagai puncak pencapain arsitektur Jepang. Jadi penasaran, kan?

Di suatu pagi yang cerah, saya dan suami naik bis selama lebih dari satu jam menuju sang vila impian. Untuk mencapai vila kaisar yang satu ini, perlu usaha sedikit. Maklum, letaknya di pinggiran Kyoto. Tapi, ya, terakses, lah. Kyoto gitu, loh, hehe.

15705672699_3eb1aff0d3_o   OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Oh ya, seperti halnya bangunan milik Kekaisaran Jepang lain, kita harus pesan tempat jauh-jauh hari kalau mau ke sini. Apalagi kalau lagi peak season. Untungnya kami bisa datang ke sini saat puncak momiji. (Baca tentang momiji di sini)

Sambil menanti tur dimulai, kami duduk-duduk di ruang tunggu sambil menyaksikan video tentang Katsura Imperial Villa. Hmm, peserta lain kebanyakan kakek-nenek Jepang. Ada juga beberapa orang bule. Tepat pukul 10.00, pemandu wisata resmi dari kantor kekaisaran mulai memimpin tur. Turnya dalam Bahasa Jepang. Untungnya ada fasilitas audio guide dalam Bahasa Inggris.

Selama sekitar satu jam kami mengelilingi vila yang dibangun tahun 1645 ini. Langsung lihat foto-fotonya saja, ya! 😉

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Bagi saya, yang mengesankan dari vila ini – dan vila lainnya di Shugakuin dan Sento – adalah kebersahajaannya. Kebersahajaan yang indah, yang mengisi jiwa. Halah, ngomong apa. 😛 Saya, sih, bukan arsitek atau pecinta monumen. Hanya tiba-tiba saja teringat istana atau vila kerajaan di Eropa yang megah dengan tembok kokoh. Belum lagi taman yang teratur dan simetris. Nah, istana dan vila ala Jepang ini jauh berbeda. Istana utama (gosho) dan Sento saja terbuat dari kayu, dengan desain ala rumah panggung. Vila malah ‘’cuma” diwakili oleh rumah minum the ala bale-bale. Jauh dari kesan megah. Tapi begitu duduk di sana dan memandang taman yang asimetris tapi indah, tenang rasanya.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Ah, konsep keindahan memang relatif. Dan kami merasakan sesuatu yang berbeda di kediaman sang kaisar di Kyoto.

(aul)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s