Kursus Bahasa Jepang (Murah Meriah) di Kyoto

Ketika pertama kali datang ke Kyoto, apalagi niatnya untuk tinggal, salah satu hal pertama yang dilakukan adalah mencari Kursus Bahasa Jepang (Nihongo). Ya, idealnya sih, sudah sampai di Jepang, harus bisa Bahasa Jepang dong (ehm mulia sekali, moga-moga nggak cepat luntur tuh keinginan hehe). Kalau buat mahasiswa sih enak, biasanya kampus menyediakan fasilitas belajar Bahasa dan Kebudayaan Jepang, gratis. Kalau punya banyak duit, terus niat mau kerja atau kuliah di sini, ya tentu saja baiknya sekolah bahasa yang serius di Kyoto. Banyak juga anak-anak Indonesia yang ambil sekolah bahasa Jepang di sini.

Nah, kalau yang model kayak saya, nggak modal tapi pengen belajar bahasa Jepang, tentu saja ada beberapa pilihan. Tentu saja, ada harga ada rupa ya, hehehe. Kursus bahasa Jepang yang saya rekomendasikan ini tentu saja murah meriah, tapi hanya 1-2 kali seminggu, dan diajar oleh relawan yang biasanya para manula, hehe. Meski begitu, penyelenggaraan kursus tetap professional kok, pengajar selalu tepat waktu, materi lengkap dengan buku dan alat peraga. Yang jadi masalah justru muridnya, biasanya tumbang satu per satu, hehe.

Oke, kita mulai saja tinjauan beberapa Kursus Bahasa Jepang murah-meriah di Kyoto:

1. Kyoto Community International House (www.kcif.or.jp).

Di Kyoto Community International House, biasa disingkat Kokoka, kursus dibagi jadi dua tingkatan: Easy Japanese (Yasashi Nihongo) 1 dan 2. Dari pengalaman saya, yang melanjutkan ke level 2 nggak banyak kok. Lha wong menjelang berakhirnya level 1 saja peserta yang mulanya 20 orang bisa berkurang jadi separuhnya. Pengajarnya cukup oke, terutama yang level 2. Untuk 12 kali pertemuan per level, kita cukup bayar 6000 yen. Kekurangan kursus ini, ya tidak banyak kesempatan untuk bicara. Jadi memang banyak mendengar guru saja. Karena kelas besar, dan materi yang padat, kita hutuh ekstra untuk belajar. Maksudnya, lulus level belum berarti kita jago, hehe. Senangnya, kita jadi punya banyak teman berbagai bangsa. Untuk kita yang pertama kali datang Jepang biasanya kesepian, teman-teman kursus ini cukup menghibur, lho.

Selain kelas Easy Japanese, Kokoka juga menyediakan Volunteer Class. Kelas yang diajar para relawan Jepangini diadakan dari hari Selasa sampai Sabtu, ada yang kelas pagi dan siang. Setiap kelas sekitar 1,5 jam, dan kita cukup bayar 50 yen per kelas. Murah, ya! Menurut pengalaman penulis, kelas ini efektif untuk belajar bahasa Jepang, terutama kalau pengen cas cis cus ngomong. Relawan nurutin saja kita mau belajar apa, tidak pakai silabus tertentu. Jadi kalau kita mau fokus conversation, ya bakal diajak ngobrol. Kalau kita mau belajar dari buku, ya relawannya juga mau saja. Ada teman dari Vietnam, dia Cuma mengandalkan kursus relawan ini, sekarang sudah jago banget bahasa Jepangnya. Padahal datangnya Cuma selisih sebulan sama saya. Malu, hehehe….. Kendala ikutan Volunteer Class, tentu saja diri sendiri. Kalau rajin datang, jago. Kalau nggak, ya nggak ada kemajuan.
Peta Kokoka

2. Kyoto Prefectural International Center (www.kpic.or.jp)

Lokasi kursus di Stasiun Kyoto lantai 9F. Satu level terdiri dari 20 kali pertemuan (Senin dan Kamis), 6000 yen, atau 10 kali pertemuan (Sabtu), 4000 yen. Saya belum pernah ikut kursus di sini, jadi nggak bisa cerita banyak, hehe.

3. YWCA (kyoto.ywca.or.jp)

Nah, ini tempat kursus favorit saya. Tak lain tak bukan karena kelasnya kecil, hanya menerima 2-5 orang per kelas. Malah pengalaman saya, dari semula 3 orang, akhirnya tinggal saya sendiri peserta dalam satu kelas! Udah seperti les privat aja. Apalagi waktu level Beginner, guru saya 2 orang. Gimana saya nggak jago, hehehe (boong banget). Sekarang di level selanjutnya, teman sekelas saya ada tiga orang dan gurunya satu. Setiap bulan kita cukup membayar 2500 yen. Setiap levelnya sekitar 6 bulan. Soal intensif, seperti yang saya sebut tadi, les di sini nggak ada duanya. Karena kelas kecil, tentu saja kita bisa bebas bertanya dan tak malu latihan bicara dalam bahasa Jepang. Ssst, teman kursus saya di Kokoka sampai ada yang pindah ikutan kursus di YWCA lho gara-gara promosi saya. Oya, di sini juga kita bisa menitipkan anak saat kursus, biayanya 300 yen.



Nah, itu tiga tempat Kursus Bahasa Jepang murah meriah di Kyoto. Tentu saja banyak pilihan lain. Bisa browsing di internet atau tanya teman atau cari di iklan yang ditempel di Kokoka. Malah pengalaman teman-teman di daerah Katsura, guru Bahasa Jepangnya datang lho ke rumah. Kalau tidak salah, karena pemerintah tahu banyak warga asing yang tidak bisa meninggalkan rumah. Biasa, pada punya bayi. Terus, para istri/suami mahasiswa Kyoto University juga dapat fasilitas kursus Bahasa Jepang di Yoshida Campus.

Selain belajar Bahasa Jepang dan tambah teman baru, ada beberapa bonus lagi. Sembari kursus, biasanya ada tawaran kegiatan kebudayaan, seperti kelas bento, upacara minum teh, pakai kimono, dsb. Selain itu, tempat kursus di atas kebetulan dekat dengan obyek wisata utama di Kyoto. Kokoka dekat dengan area Kuil Heian, KIPC di Stasiun Kyoto, dan YWCA dekat Imperial Palace/Gosho. Saya sering makan siang sendiri, sambil bengong atau baca buku, di taman yang menghadap Heian Shrine atau Imperial Palace. Tentu saja sambil bersyukur, dikasih kesempatan tinggal di kota yang indah ini. ☺

Advertisements

8 comments

  1. Nama saya Anggie. Maaf mau nanya nih untuk YWCA
    Apakah ada kelas intensifnya (maksudnya yang kelasnya setiap hari)?
    Apakah di sini dalam waktu 1 tahun dapat lulus semua levelnya.
    Lalu apakah biaya les 2.500 yen/bulan sudah termasuk semuanya?
    Terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s